Arus mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Merak, Banten, mengalami penurunan dibandingkan perkiraan sebelumnya. Pada H-2 Idul Fitri 1446 Hijriah, Sabtu, jumlah pemudik yang menyeberang tidak setinggi yang diprediksi sebelumnya.
Sejak pagi hingga malam, kondisi pergerakan pemudik di Pelabuhan Bakauheni terpantau cukup stabil dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Syamsudin, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik mengalami pergeseran dari prediksi awal.
"Kami memperkirakan puncak arus mudik terjadi sejak malam Sabtu hingga malam Minggu. Namun, hingga saat ini situasi di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau ramai lancar," ujarnya di Lampung Selatan, Sabtu.
Berdasarkan data dari posko Pelabuhan Bakauheni dalam kurun waktu 12 jam terakhir, jumlah penumpang yang menyeberang ke Pulau Jawa tercatat sebanyak 19.112 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 616 orang merupakan penumpang pejalan kaki, sedangkan 18.496 lainnya berada dalam kendaraan.
Jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 3.358 unit, yang terdiri dari 314 unit roda dua, 2.589 unit kendaraan roda empat, 248 unit bus, serta 521 unit truk.
Syamsudin mengingatkan para pemudik untuk membeli tiket penyeberangan melalui layanan Ferizy sejak jauh hari guna menghindari antrean panjang. Selain itu, ia juga mengimbau agar pemudik tetap waspada dan menjaga kesehatan selama perjalanan.
"Kami mengajak calon pemudik yang akan menyeberang dari Sumatra ke Jawa atau sebaliknya untuk memesan tiket lebih awal guna kelancaran perjalanan," tambahnya.
Ia juga mengingatkan para pemudik yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk selalu menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama.***