Di masa pandemi Covid-19 ini, mayoritas startup di Indonesia mengalami krisis. Namun demikian, setidaknya ada delapan peluang baru yang dapat digunakan oleh start up agar tetap bisa bertahap dan terus tumbuh.
Hal tersebut dikatakan inisiator OK OCE, Sandiaga Uno pada acara “Startup Merdeka di Era Pandemi” di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Adapun peluang baru yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan rintisan mencakup sektor kesehatan, konferensi video virtual, kursus online, digitalisasi bisnis, kuliner, biotech, legal, dan energi terbarukan. Delapan sektor tersebut banyak diminati karena menyesuaikan kebutuhan masyarakat atau konsumen di masa pandemi Covid-19 ini.
Para perusahaan rintisan dapat mengkaji berbagai kebutuhan tersebut untuk berinovasi menciptakan beragam produk baru. Sandiaga berharap, startup dapat mengkaji peluang tersebut dan dapat ditindaklanjuti dengan segera.
Menurutnya, ekosistem digital perlu dibangun sehingga para perusahaan rintisan dapat melewati masa krisis ini. “Banyak perusahaan rintisan yang bangkit pada fase keempat pandemi. Mereka muncul dan cepat melakukan eksekusi,” paparnya.
Melalui inovasi dan memperkuat ekosistem digital, Sandiaga optimis startup dapat membuka lapangan pekerjaan baru di masa Covid-19 ini. Ada sekitar 21 juta orang kehilangan pekerjaan gara-gara pandemi Covid-19. Jumlah tersebut mengacu pada 47% UMKM yang harus akibat wabah pandemi. Adapun, para korban PHK atau yang kehilangan pekerjaan tersebut dapat tergantikan dengan sekitar 23 juta hingga 46 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor.
Maka, lanjut Sandiaga, penguatan perusahaan rintisan perlu dilakukan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru. Kemudian diharapkan akan berefek positif pada perekonomian nasional.
Menurutnya, usaha atau bisnis di Indonesia,baik UMKM ataupun perusahaan besar, sangat terdampak pada fase awal pandemi Covid-19. Terlebih, ketika pemerintah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selanjutnya, situasi tersebut menyebabkan permintaan konsumen menurun. Meski begitu, bisnis dapat beradaptasi dengan adanya kebiasaan baru.